Jual Produk ke Pasar Luar Negeri Lebih Untung Dengan Kurs e-Rate

Jual Produk ke Pasar Luar Negeri Lebih Untung Dengan Kurs e-Rate

413
Cara jual produk keluar negeri

SMEIndonesia.org – BALLROOM Hotel Papandayan Bandung yang awalnya tenang karena sedang menyimak cara mengoptimalkan salah satu fitur perbankan yang ditawarkan Bank Central Asia BCA, mendadak penuh tawa saat seorang peserta mengisahkan pengalaman mengirim barang keluar negeri dan ternyata pesawatnya delay hampir seharian.

“Dari pada saya harus bayar penitipan yang sangat mahal, akhirnya saya sewa preman untuk jaga barang di jalan,” kata Ibu pengusaha Jasa Pengiriman Barang tersebut dengan lantang. “Kalau bayar di penitipan bisa tekor, soalnya selama ini saya bayar pengiriman barang keluar negeri pakainya rupiah bukan dolar, padahal di luar negeri harus pakai dolar. Belum tahu cara bayar pakai dolar,” lanjutnya disertai derai tawa.

image004Selama ini gimana ibu membayar? tanya Ibu Winda, salah satu pemateri dari BCA dalam acara Small Medium Entreprise Indonesia Industris Meeting yang diadakan smeindonesia.org didukung oleh BCA di Hotel Papandayan Bandung, Rabu, 23 November 2016.

“Dari pihak luar memberikan nilai dolar dalam bentuk rupiah, terus saya bayar pakai rupiah,” jawab Ibu tersebut apa adanya.

Pegalaman ibu tersebut menjadi salah satu bukti, pengusaha-pengusaha kita, terutama yang bergerak di ranah Usaha Kecil Menengah (UKM) masih belum banyak yang tahu cara bertransaksi keluar negeri.

Padahal, seandainya saja para pemilik UKM mengetahui cara bertransaksi yang aman, mudah, dan menguntungkan dengan menggunakan mata uang asing, apa yang dialami Ibu pengusaha di atas tidak akan terjadi.

Ada banyak cara bertransaksi menggunakan mata uang asing yang dilakukan oleh bank-bank di Indonesia, salah satunya adalah Bank Central Asia melalui fitur transaksi valuta asing (Valas) e-Rate BCA.

Transaksi Valas

Tidak bisa dipungkiri, dalam persaingan dagang yang sangat ketat belakangan ini, UKM harus berani menjual produknya kepasar luar negeri. Oleh karena itu penting sekali mengetahui transaksi valuta asing supaya lebih mudah dalam bertransaksi.

Transaksi valas merupakan pembayaran menggunakan valuta asing / valas (mata uang) yang digunakan negara setempat. Tidak mungkinkan, kita menjual suatu barang dari Indonesia keluar negeri, misalnya Jepang dengan menggunakan mata uang rupiah?

image006Begitu pun sebaliknya, pada saat UKM membeli barang atau bahan dari luar negeri dan membayarnya dengan mata uang rupiah. Bisa saja dengan mata uang rupiah, tetapi sangat tidak ekonomis. Nah, pada saat terjadi transaksi antar neraga itulah akan terjadi yang namanya Transaksi Valas.

Ada dua kurs valas yang diperkenalkan BCA; Kurs Telegraphic Transfer (TT) Counter Rate dan Kurs Bank Notes. Perbedaan keduanya, jika Kurs Telegraphic Transfer (TT) digunakan untuk  transaksi pemindahbukuan antar rekening, sedangkan Kurs Bank Notes digunakan apabila terdapat transaksi jual beli  fisik Bank Notes.

e-Rate BCA

Bank Central Asia (BCA), sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia ingin membantu para UKM supaya bisa menjual produknya di luar negeri alias go international. Maka BCA memperkenalkan  transaksi valuta asing melalui BCA yang di sebut Electronic Rate atau e-Rate BCA.

Transaksi valas e-Rate BCA memberikan Kurs yang lebih baik kepada nasabah. E-Rate menggunakan kurs real-time yang digunakan untuk bertransaksi pada seluruh media e-Channel BCA dengan rate yang lebih baik. Selain itu e-Rate memudahkan nasabah dalam bertransaksi valuta asing tanpa harus mengunjungi cabang.

Untuk transfer antar rekening BCA dari mata uang rupiah kemata uang valas atau sebaliknya melalui e-channel BCA, dapat menggunakan mata uang USD dan SGD. Sedangkan untuk Kiriman Uang Valas ke Bank Lain (baik dalam ataupun luar negeri) dapat melalui Klik BCA Bisnis menggunakan 14 mata uang asing, yaitu USD, SGD, HKD, CHF, GBP, AUD, JPY, DKK, CAD, EUR, SAR, NZD, CNY, dan SEK, baik dengan sumber dana rupiah maupun valas.

Untukmendapatkaninformasimengenai  nilaikurs  e-Rate, Anda dapatmengaksesmelalui website BCAhttp://www.bca.co.id/e-rate, selainitujugapadafiturInformasikurs di elektronik channel BCA, seperti ATM BCA, m-BCA, KlikBCAIndividudanKlikBCABisnis.

Nasabah BCA dapatmelakukantransaksi e-Rate melalui media e-Channel BCA denganbesaranmaksimaltransaksivalas USD 25,000 (equivalent) dalambulanberjalan. Nasabahtidakdapatmenggunakan e-Rate di seluruh e-Channel BCA jikaakumulasitransaksivalasnasabahtelahmencapai USD 25,000 (equivalent)

Jika akumulasi transaksi telah tercapai USD 25,000 (equivalent), nasabah dapat bertransaksi melalui cabang BCA terdekat dengan menyertakan dokumen underlying sesuai peraturan Bank Indonesia No. 17/13/PBI/2015. Jika akumulasi transaksi telah mencapai USD 25,000 (equivalent), nasabah dapat kembali bertransaksi dengan menggunakan e-Rate pada bulan selanjutnya.

Pada acara yang diikuti oleh UKM dari berbagai daerah di Bandung, Cimahi, dan Garut ini diramaikan pula dengan TalkShow yang menghadirkan Ibu Ade dari Pengusaha Hotel Jawa Barat, Bapak Bakrie, dan Bapak Lian Lubis dari BCA.

Ibu Ade selama ini telah membantu menjual hotel yang ada di Jawa Barat kepada wisatawan luar negeri melalui beberapa platform media online. Begitu pun Bapak Bakrie, telah menjual hasil kerajian tangan seperti kubah masjid keberbagai negara di dunia. Mereka memanfaatkan e-Rate BCA untuk transaksi.

Comments

comments